PT.Brahmakerta Adiwira Diduga Belum Bayar Pajak Daerah

Laporan : ZAS,Aceh Timur

0 90

Aceh Timur  – Pembangunan dua jembatan raksasa yang sedang dikerjakan di wilayah Kabupaten Aceh Timur, dengan anggaran Rp 76,3 M yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), diduga dua proyek tersebut tidak taat pajak daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Darwin atau lebih dikenal dengan sebutan win eng yang juga merupakan salah satu Aktivis yang gencar mengkritisi pemerintah Aceh Timur.

Pemerhati Sosial tersebut menilai “proyek jembatan duplikasi yang dilaksanakan oleh PT.Brahmakerta Adiwira dibawah tanggung jawab Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh-Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR, pembangunan dua jembatan raksasa di Idi Rayeuk dan Peureulak, belum menyelesaikan tanggung jawabnya terhadap Daerah terkait pajak material bukan logam atau galian c (Minerba). Ujar Darwin kepada sejumlah awak media disebuah caffe di kota idi Rayeuk, Jumat 19 November 2021.

Menurutnya kedua jembatan tersebut dimulai secara bersamaan sejak 6 Juli 2020 tahun lalu yang ditargetkan akan selesai pada Desember 2021 Tahun ini, bahkan saat ini pekerjaan pembangunan dua jembatan tersebut hampir rampung dikerjakan, Namun, hal yang sangat disayangkan pajak retribusi sampai saat ini belum masuk ke kas Daerah. Sebutnya

“Ini kan lucu, kenapa bisa seperti itu, hal tersebut patut dicurigai, kemungkinan besar dimainkan oleh mafia proyek. Kok Daerah bisa kecolongan terhadap hal itu, ada apa ini?, Tanya Darwin

Lanjutnya, “Mungkinkah sebuah Lembaga Pemerintah setingkat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional l Banda Aceh-Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR tidak mengetahui adanya aturan daerah, atau mereka pura pura tidak tahu pajak retribusi sampai saat ini belum masuk ke kas Daerah. Tandasnya

“Padahal kita semua tahu, dasar konstitusional kewajiban membayar pajak tertuang pada pasal 23 A UUD 1945. Dengan membayar pajak, warga negara telah memenuhi kewajibannya pada pasal 30 ayat (1) UUD 1945 yaitu kewajiban ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara, apalagi sebuah perusahaan konstruksi, inikan aneh, cetusnya

Lebih lanjut, Darwin mengatakan “berdasarkan ketentuan pasal 59 ayat(1) undang undang 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan Retribusi Daerah serta dijabarkan dalam Qanun nomor 10 tahun 2011 tentang pajak pajak Daerah yang disebutkan dasar pengenaan pajak mineral bukan logam dan batuan, adalah nilai jual hasil pengambilan mineral bukan logam dan batuan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Aceh Timur.

Hal tersebut juga dipertegaskan kembali dalam surat keputusan Gubernur Aceh nomor 540/1721/2019 tanggal 21 Oktober 2019, Tentang penetapan harga patokan penjualan mineral bukan logam dan batuan, pemerintah Aceh Timur juga telah menetapkan dalam peraturan Bupati Aceh Timur nomor 61 tahun 2020 tentang nilai jual kofisien perhitungan pengenaan pajak atas penambangan, pemanfaatan/penggunaan mineral mineral bukan logam dan batuan pekerjaan jasa kontruksi yang dibiayai oleh pemerintah. Jika memang aturan dan undang-undang tidak berlaku, untuk apa juga dibuat peraturan jika tidak diindahkan, tuturnya.

Sementara itu, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) melalui Kabit Pendapatan Daerah Aceh Timur, Nazaruddin SE, yang dihubungi rekan media ini mengatakan, “kami sudah menyurati pihak balai terkait pajak tersebut, namun sampai hari ini pihak balai Belum membalas surat kami, ujarnya

Sampai berita ini diyangkan, media ini belum berhasil mendapatkan konfirmasi dengan pihak balai.

 

Slider ADV

IMG-20210628-WA0016
IMG-20210628-WA0022
IMG-20210628-WA0024
IMG-20210628-WA0028
IMG-20210621-WA0007
IMG-20210628-WA0014
IMG-20210628-WA0019
IMG-20210628-WA0023
IMG-20210628-WA0006
IMG-20210628-WA0007
IMG-20210628-WA0025
IMG-20210621-WA0005
IMG-20210628-WA0021
IMG-20210628-WA0008
IMG-20210628-WA0020
IMG-20210628-WA0017
IMG-20210621-WA0006
IMG-20210628-WA0012
IMG-20210628-WA0018
IMG-20210628-WA0013
IMG-20210628-WA0015
IMG-20210621-WA0008
IMG-20210621-WA0009
IMG-20210628-WA0016 IMG-20210628-WA0022 IMG-20210628-WA0024 IMG-20210628-WA0028 IMG-20210621-WA0007 IMG-20210628-WA0014 IMG-20210628-WA0019 IMG-20210628-WA0023 IMG-20210628-WA0006 IMG-20210628-WA0007 IMG-20210628-WA0025 IMG-20210621-WA0005 IMG-20210628-WA0021 IMG-20210628-WA0008 IMG-20210628-WA0020 IMG-20210628-WA0017 IMG-20210621-WA0006 IMG-20210628-WA0012 IMG-20210628-WA0018 IMG-20210628-WA0013 IMG-20210628-WA0015 IMG-20210621-WA0008 IMG-20210621-WA0009

Slider ADs News

f42453aa-423f-40bf-947a-06ee42264369
cd1a6c75-b1fb-4e7b-bf44-089ffbe33fd1
3d474248-534e-4a79-954e-87d838b370f5
6b426723-d344-47b0-8a8c-d755597ad179
df9e18f8-2c33-4cba-9573-7d5b0b9e4514
dffd0b28-d5ee-4381-9216-55224a20d739
be0ed155-7c89-4567-afc6-9380601abe7b
IMG-20210628-WA0037
IMG-20210628-WA0036
IMG-20210628-WA0034
IMG-20210628-WA0035
IMG-20210628-WA0032
IMG-20210628-WA0033
IMG-20210628-WA0031
IMG-20210628-WA0029
IMG-20210628-WA0030
IMG-20210628-WA0026
IMG-20210628-WA0027
IMG-20210628-WA0043
f42453aa-423f-40bf-947a-06ee42264369 cd1a6c75-b1fb-4e7b-bf44-089ffbe33fd1 3d474248-534e-4a79-954e-87d838b370f5 6b426723-d344-47b0-8a8c-d755597ad179 df9e18f8-2c33-4cba-9573-7d5b0b9e4514 dffd0b28-d5ee-4381-9216-55224a20d739 be0ed155-7c89-4567-afc6-9380601abe7b IMG-20210628-WA0037 IMG-20210628-WA0036 IMG-20210628-WA0034 IMG-20210628-WA0035 IMG-20210628-WA0032 IMG-20210628-WA0033 IMG-20210628-WA0031 IMG-20210628-WA0029 IMG-20210628-WA0030 IMG-20210628-WA0026 IMG-20210628-WA0027 IMG-20210628-WA0043

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!