FAKSI: Oknum Aparat Negara Lakukan Pelanggaran HAM Berat Di Aceh

0 375

Banda Aceh – Aktivis HAM Aceh yang juga Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto mengutuk keras dugaan aksi penganiayaan atau penyiksaan tahanan oleh oknum aparat hukum yang baru saja terjadi di Aceh, khususnya di Kabupaten Bener Meriah.

Ronny mengatakan hal itu merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia, yang dilakukan oknum aparat hukum sebagai aktor negara terhadap warga sipil yang semestinya mendapatkan perlindungan dan perlakuan manusiawi. Tulis Rony dalam dalam rilis yang diterima media ini, Senin 6 Desember 2021

“Itu merupakan kejahatan luar biasa terhadap kemanusiaan, dan melawan konstitusi negara tentang penyiksaan, Jika pun korban itu tadinya bersalah, kan bisa diproses hukum, bukan dianiaya atau disiksa, ujarnya

Dia sangat menyayangkan, aksi penganiayaan terhadap tahanan, mulai kerap terjadi lagi di Aceh, sehingga dapat memancing kemarahan warga, dan dikhawatirkan dapat mengembalikan memori kelam masyarakat terhadap kondisi traumatik masa konflik. Imbuhnya

“Menurut kami, ini sudah kebablasan lagi, seakan tidak peduli ini dilakukan lagi di Aceh, yang masyarakatnya sangat sensitif dan trauma akan hal -hal seperti itu, dan atas dasar apa seorang oknum aparat boleh menganiaya tahanan, apakah itu perintah hukum atau tugas negara?” ketus pengkritik cadas yang dikenal sangat fokus dengan kasus kemiskinan, pengangguran, demokrasi dan hak asasi manusia itu.

Rony yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu, mengingatkan bahwa tidak seorang pun di negeri ini diberi kewenangan atas penyiksaan atau penganiayaan terhadap siapapun dan dengan alasan apapun. Apalagi di Aceh, nilai – nilai kemanusiaan dan perdamaian sangat diagungkan.

“Apa pun kekuasaan dan setinggi apapun jabatan yang dimilikinya, tidak seorang pun berhak dan dibenarkan menganiaya atau menyiksa siapapun, di negeri yang katanya sangat menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan dan perdamaian ini,” tegas putera Idi Rayeuk, Aceh Timur, berdarah Aceh -Minang tersebut.

“Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya” ucap Ronny.

Dia mendesak agar kasus penganiayaan tersebut segera diproses hukum, dengan hukuman setimpal, apalagi menyebabkan tewasnya tahanan yang merupakan warga sipil.

“Aparat sebagai aktor negara telah melakukan pelanggaran HAM berat dalam kasus ini, dan pelakunya harus ditindak tegas serta diproses hukum seberat – beratnya atas tewasnya tahanan sipil tersebut, dan kami minta semua tahanan di Aceh diperiksa dan dibebaskan dari segala bentuk penganiayaan serta penyiksaan,” tegasnya.

Dia menghimbau masyarakat untuk tidak segan – segan melaporkan, bila ditemukan dimana pun terjadinya kasus penganiayaan dan penyiksaan yang dilakukan oknum aparat negara terhadap warga sipil.

“Masyarakat jangan takut melaporkan jika menemukan atau menyaksikan kasus seperti itu, karena di negeri ini tidak seorang pun memiliki hak istimewa untuk menganiaya atau menyiksa,” ketusnya.

Dia menambahkan, kasus penganiayaan oleh aparat yang baru saja terjadi itu telah mencoreng citra institusinya yang sedang berupaya keras terus berbenah dan memperbaiki diri ke arah lebih baik.

“Kasus ini tidak boleh dianggap sepele, karena ini jauh membawa negeri ini kembali ke masa silam yang kejam dan terbelakang, padahal pembenahan dimana – mana sedang terus diupayakan, banyak yang sudah bagus, jadi jangan dirusak lagi oleh kelakuan segelintir orang yang tidak taat hukum,” pungkas alumni Universitas Ekasakti tersebut.

Berdasarkan Pasal 33 ayat (1) UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, hak untuk bebas dari penyiksaan juga diatur dan dijamin keberadaannya, yaitu: “Setiap orang berhak untuk bebas dari penyiksaan, penghukuman atau perlakuan yang kejam, tidak manusiawi, merendahkan derajat dan martabat kemanusiaannya”. Tutur Rony mengakhiri rilis nya.

Laporan: ZAS

Slider ADV

IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0025
IMG-20210621-WA0009
IMG-20210621-WA0006
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0023
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0006
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0013
IMG-20210628-WA0022
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0017
IMG-20210621-WA0008
IMG-20210628-WA0016
IMG-20210621-WA0007
IMG-20210621-WA0005
IMG-20210628-WA0020
IMG-20210628-WA0018
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0019
IMG-20210628-WA0028
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0015
IMG-20210628-WA0024
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0007
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0014
IMG-20210628-WA0021
IMG-20210628-WA0012
IMG-20210628-WA0008
IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0025 IMG-20210621-WA0009 IMG-20210621-WA0006 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0023 IMG-20211214-WA0000 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0006 IMG-20211214-WA0000 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0013 IMG-20210628-WA0022 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0017 IMG-20210621-WA0008 IMG-20210628-WA0016 IMG-20210621-WA0007 IMG-20210621-WA0005 IMG-20210628-WA0020 IMG-20210628-WA0018 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0019 IMG-20210628-WA0028 IMG-20211214-WA0000 IMG-20211214-WA0000 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0015 IMG-20210628-WA0024 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0007 IMG-20211214-WA0000 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0014 IMG-20210628-WA0021 IMG-20210628-WA0012 IMG-20210628-WA0008

Slider ADs News

IMG-20211214-WA0000
f42453aa-423f-40bf-947a-06ee42264369
IMG-20211214-WA0000
cd1a6c75-b1fb-4e7b-bf44-089ffbe33fd1
IMG-20211214-WA0000
3d474248-534e-4a79-954e-87d838b370f5
IMG-20211214-WA0000
6b426723-d344-47b0-8a8c-d755597ad179
IMG-20211214-WA0000
df9e18f8-2c33-4cba-9573-7d5b0b9e4514
IMG-20211214-WA0000
dffd0b28-d5ee-4381-9216-55224a20d739
IMG-20211214-WA0000
be0ed155-7c89-4567-afc6-9380601abe7b
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0037
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0036
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0034
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0035
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0032
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0033
IMG-20211214-WA0000
IMG-20210628-WA0031
IMG-20210628-WA0029
IMG-20210628-WA0030
IMG-20210628-WA0026
IMG-20210628-WA0027
IMG-20210628-WA0043
IMG-20211214-WA0000
IMG-20211214-WA0000 f42453aa-423f-40bf-947a-06ee42264369 IMG-20211214-WA0000 cd1a6c75-b1fb-4e7b-bf44-089ffbe33fd1 IMG-20211214-WA0000 3d474248-534e-4a79-954e-87d838b370f5 IMG-20211214-WA0000 6b426723-d344-47b0-8a8c-d755597ad179 IMG-20211214-WA0000 df9e18f8-2c33-4cba-9573-7d5b0b9e4514 IMG-20211214-WA0000 dffd0b28-d5ee-4381-9216-55224a20d739 IMG-20211214-WA0000 be0ed155-7c89-4567-afc6-9380601abe7b IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0037 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0036 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0034 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0035 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0032 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0033 IMG-20211214-WA0000 IMG-20210628-WA0031 IMG-20210628-WA0029 IMG-20210628-WA0030 IMG-20210628-WA0026 IMG-20210628-WA0027 IMG-20210628-WA0043 IMG-20211214-WA0000

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!